7 Februari 2017

LDK Syahid Siap Menjadi Role Model Mahasiswa UIN Jakarta

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (LDK Syahid) baru saja selesai menyelenggarakan Musyawarah Kerja Masa Khidmah 2017 pada hari Ahad, 5 Februari 2017 di Masjid Al-Jamiah, Student Center UIN Jakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk merumuskan dan mensosialisasikan program kerja yang akan dijalankan. 


Diungkapkan oleh Ketua Umum LDK Syahid, Mus'ab Izzudin, sesuai dengan pesan dari Prof. Dr. Yusron Razak, MA. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta bahwa LDK Syahid harus menjadi contoh akhlak bagi mahasiswa UIN Jakarta. "Beliau (Prof. Yusron) katakan kepada kami, 'Jika ingin meihat akhlakul karimah dari UIN Jakarta, maka lihatlah mahasiswa (yang mengikuti) LDK Syahid baik dari busana maupun perilakunya," ujar Mus'ab. 



Maka dari itu, pada tahun 2017 ini, LDK Syahid memiliki program-program besar untuk mewujudkan visi tersebut. Pertama ada Gerakan Mentoring untuk menjaga akhlakul karimah kader LDK Syahid agar tetap istiqamah sebagai uswatun hasanah di kampus UIN Jakarta. Kedua ada Gerakan Back To Masjid yang terdiri dari kegiatan bersih-bersih masjid, mengajak shalat berjamaah dan kajian keislaman untuk seluruh sivitas akademika UIN Jakarta. Mus'ab juga menjelaskan bahwa LDK Syahid dalam menyelenggarakan kajian keislaman di tahun ini akan diisi oleh dosen-dosen UIN Jakarta.

"Selain itu kami juga sudah mengesahkan pengembangan dakwah secara luas dan komprehensif melalui 5 bidang yang disebut dengan Kelas Minat dan Bakat, yaitu: Social Al-Quran, Creative Dakwah, Entrepreneur, Writing dan Public Speaking. Alhamdulillah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yusron Razak, MA. juga siap mendukung dan memberikan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi kader LDK Syahid yang mengikuti program tersebut," papar Mus'ab menjelaskan.

Saat ini LDK Syahid memiliki jumlah kepengurusan di tingkat universitas sekitar 160 orang dan total di tingkat fakultas sektiar 400 orang. "Setiap tahunnya kita punya 2 open recruitment besar di semester ganjil yang disebut Eksplorasi Potensi Diri Islami atau EKSPRESI dan di semester genap yang disebut Latihan Kader Dakwah Istimewa. Ditambah lagi dengan yang mengikuti mentoring, menjadi relawan kemanusiaan Pos Solidaritas Umat (PSU) dan menjadi santri Lembaga Tahfizh Quran Syahid (LTQ Syahid)," ujar mahasiswa berprestasi dengan hafalan 30 juz al-Quran ini.