11 Juli 2015

Menjadi Sahabat Buku

Jadikan buku sebagai sahabat kamu, sehingga ilmu yang tertulis di dalamnya bisa bermanfaat. Berakrab ria dengan buku, bercengkrama dengan ilmu. 


Buku adalah jendela ilmu. Banyak baca buku, banyak tahu. Banyak tahu, banyak berbagi ilmu. Banyak berbagi ilmu, banyak pahala. Hehehe... 

Menjadi Sahabat Buku

Sayangnya, budaya menonton, ketimbang membaca, masih menjadi trade mark bangsa kita. Sehingga terbitnya sebuah buku jarang diapresiasi, apalagi dibaca. Novel Ayat-Ayat Cinta (AAC) misalnya, jauh sebelum filmnya membooming seantero bioskop di Indonesia, novel itu udah duluan nongol. Tapi pembacanya hanya peminat novel-novel islami yang emang udah hobi membaca karya fiksi Islam. 


Ketika film AAC ditayangkan di bioskop dan meledak, baru deh orang-orang berburu novelnya. Imej menjadi “Kutu Buku” pun bagi sebagian orang dikesankan sebagai kuper dan nggak funky. Weleh..weleh.. 


Nah, gimana sih caranya menjadi sahabat buku dan menjadikannya teman setia dalam setiap kesempatan? 


Beberapa tips berikut ini bisa menjadi acuan agar kamu bisa berakrab-akrab ria dengan buku.


1 Membaca Adalah Menyelami Lautan Ilmu
Kalo kamu percaya bahwa buku adalah jendela ilmu, maka kamu harus sering-sering membukanya. Tanamkan dalam diri bahwa membaca buku adalah menyelam ke dalam lautan ilmu. Membaca buku ibarat mencari mutiara di lautan ilmu-Nya yang sangat luas. Karena itu, ketika membaca buku, kamu harus meniatkan diri untuk mereguk ilmu-Nya.


2 Jadikan Buku Sebagai Teman Perjalanan
Masukkan buku sebagai list yang kamu harus bawa setiap berpergian. Letakkan di dalam tas yang mudah kamu jangkau. Di setiap perjalanan, pasti ada waktu luang untuk membaca. Ketimbang ngelamun dan menghayal nggak jelas, mending baca buku deh!


3 Prioritaskan Buku yang Kamu Suka
Misalnya kamu senang baca buku biografi tokoh, makan akan lebih bagus jika kamu prioritaskan buku itu untuk dibeli dan dikoleksi. Tapi bukan berarti kamu membatasi buku yang harus kamu baca lho, ini sekadar prioritas aja. Lebih bagus memang kalo kamu melahap segala jenis bacaan, asalkan yang bermanfaat.


4 Letakkan Buku di Tempat yang Mudah Dijangkau
untuk memudahkan kamu membaca buku, letakkan buku-buku favoritmu di tempat-tempat yang mudah dijangkau. Misalkan di ruang keluarga (living room), di meja beranda tempat bersantai, atau di kamar tidur. Nah, ketika waktu luang dan santai kamu bisa mudah membacanya.


5 Rawat Buku dengan Baik
Buku adalah kumpulan ilmu. Karena itu rawat dengan baik. Jangan melipat batas bacaan buku kamu sehingga kertas menjadi lecek, tapi gunakan pembatas buku agar kualitas buku tetap terjaga. Gunakan sampul plastik agar kualitasnya tetap terjaga.


6 Jangan Letakkan Rak Buku di Tempat Lembab
Di tempat yang lembab, biasanya kertas buku mudah mnegkerut dan bau. Makanya, usahakan menaruh rak buku di tempat yang mudah kena sinar matahari atau yang sirkulasi udaranya bagus.


7 Buat Klasifikasi Buku
Untuk memudahkan kamu mencari koleksimu, buat klasifikasi buk. Misalnya, buku agama diletakkan di rak agama. Lebih bagus lagi kalo buku koleksimu dibuat klasifikasinya di komputer kesayanganmu. Ini memudahkan untuk mendata setiap buku koleksimu.


8 Buat Catatan Kecil dari Buku yang Kamu Baca
Ini persoalan remeh, tapi banyak manfaatnya. Catat setiap hal terpenting dari buku yang kamu baca. Ini memudahkan kamu untuk suatu saat mengutip isi buku itu untuk bahan tulisan, seminar, ceramah dan lain-lain.


SUMBER: Sabili Edisi 22 H XV, 15 Mei 2008. Oleh: Fahrudin Abdullah