18 November 2017

Menghidupkan Karakter Cukai Zei dalam Kampanye Kenaikan Cukai Rokok Guna Melindungi Hak Anak Indonesia

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2016 mencapai 258 juta orang (Badan Pusat Statistik). Diproyeksikan, pada tahun 2035 usia angkatan kerja, 15-64 tahun meningkat dari 66,5 persen (2010) menjadi 67,9 persen (2035). Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang mendapatkan bonus demografi, yang akan mencapai puncaknya pada 2025-2035. 


13 Juli 2017

Aa Sudah Pulang


Malam yang hening di kota ini. Sang Bunda sedang sibuk mengurus anak-anak dan rumahnya. Waktu sudah menunjukan pukul 20.00. Sudah waktunya anak-anak untuk tidur. 

"Ayo, Kakak sama Abang, tolong kunci-kunci pintu ya! Pintu gerbang, pintu dapur, semuanya!" 

Ade -walau tidak disuruh- ikut mendengar apa yang Bunda katakan kepada Kakak dan Abang. Dia berpikir sejenak, lantas berteriak panik. "Tunggu, Kak! Tunggu sebentar!" Kakak terdiam. Tidak tahu apa yang ada di pikiran si Ade. Bunda bertanya, "Lho, kenapa De?" 

7 Februari 2017

LDK Syahid Siap Menjadi Role Model Mahasiswa UIN Jakarta

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (LDK Syahid) baru saja selesai menyelenggarakan Musyawarah Kerja Masa Khidmah 2017 pada hari Ahad, 5 Februari 2017 di Masjid Al-Jamiah, Student Center UIN Jakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk merumuskan dan mensosialisasikan program kerja yang akan dijalankan. 

5 Februari 2017

Rokok Elektronik Berbahaya Bagi Kesehatan

Tangerang Selatan - Ratusan sivitas akademika dari berbagai institusi menghadiri Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat "Electronic Nicotin Delivery System (ENDS): It Ends Your Life Slowly" yang diselanggarakan oleh mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat, di Aula Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta pada Sabtu, 4 Februari 2016. 

 
Koordinator Acara Seminar Nasional, Balqis Hafidhah, mengungkapkan bahwa seminar ini diselenggarakan karena adanya keresahan terhadap tren rokok elektronik. Rokok elektronik dianggap sebagai sesuatu yang normal oleh masyarakat, bahkan dianggap lebih gaul dari rokok biasa. "Kami berharap dengan adanya seminar ini terjadi perubahan sikap dan perilaku masyarakat, bahwa rokok elektronik pada dasarnya tidak sama sekali lebih aman dari rokok biasa dan mau berhenti serta berperilaku hidup sehat," ungkap Balqis. 

4 Februari 2017

Peningkatan Jumlah Perokok Anak akan Menjadi Bencana Demografi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan kekhawatirannya terkait jumlah prevalensi perokok anak yang semakin meningkat. Bahkan Indonesia menempati peringkat pertama persentase terbanyak di dunia. Tahun 2016, diketahui sebanyak 66% laki-laki di atas usia 15 tahun sudah menjadi perokok. 


dr. Theresia Sandra Diah Ratih, M.HA yang mewakili Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa dari tahun 2001-2016, prevalensi perokok usia 10-14 tahun selalu meningkat. Pada tahun 2016, 54,8% anak usia 15-19 tahun adalah perokok.